Awal Mula Beternak Puyuh

awal mula beternak puyuh

Berlatar belakang sebagai pedagang asongan yang salah satu dagangannya adalah telor puyuh.
Waktu itu sekitar tahun 2005 telor puyuh sangat langka dipasaran.
Disuatu hari ditahun itu saya bertemu dengan salah satu peternak burung puyuh didesa cigugur pusaka jaya - subang setelah ngobrol kesana kemari singkat kata saya mulai membuat kandang untuk memulai beternak puyuh.
Kandang jadi dan burung saya beli seharga 1000/ekor umur 10 hari sebanyak 200 ekor campur.

Hari berganti hari singkat kata burung mulai bertelur.
Betapa senangnya pertama kali melihat burung mulai bertelur.
Namun kesenangan itu hanya beberapa hari saja, sebab tak lama setelah mulai bertelur semua burungku terkena virus dan mati semua.
waktu tetap berjalan dan profesi saya tetap sebagai pedagang asongan dan pedagang jajanan anak sekolah dasar.

Singkat kata saya pindah dari derik desa rangdu pusakajaya - subang kejuntikedokan blok candi juntinyuat - indramayu...
Satu-satunya barang yang ku bawa adalah kandang puyuh, karena memang cuma itu yang aku punya...
Tetap berprofesi sebagai pedagang jajananan anak sekolah dasar dan kadang juga sekali-kali kalau ada hiburan orang hajatan sebagai pedagang asongan...
Disuatu hari ditaun 2006 saya bersama istri keliling mencari peternak puyuh untuk membeli dan mulai beternak lagi,
namun sangat susah mencari keberadaannya karena memang belum ada internet atau facebook seperti sekarang ini...
Dari satu desa kedesa lainnya dan tetap tidak ketemu, bahkan sampai ketempat dulu saya beli pun tidak ada karena terkena virus juga...
Setelah tetap tidak membuahkan hasil pencarian peternak puyuh dialihkan kepoultry-poultry...
Disebuah poultry dipasar arjawinangun - cirebon masih menjual pakan puyuh petelur.
Setelah sekian hari pencarian akhirnya membuahkan hasil...
yaaa...pikir saya bila ada penjual pakan puyuh pasti ada yang membelinya, yaitu peternak...
Setelah ngobrol ngalor ngidul dengan pedagang pakan akhirnya saya membeli mesin tetas,

sebagai rasa malu juga klo tidak membeli apapun,
Setelah alamat lengkap peternak didapat saya dan istri meluncur kedesa kroya - cirebon singkat kata setelah bertamu dan saya berniat membeli burungnya dan tidak diizinkan kecuali diborong semua sebanyak 3000 ekor...
berkat mental sebagai pedagang akhirnya saya dibolehkan membeli telur tetas dari temannya...
Sesuai perjanjian minggu berikutnya saya dan istri ketempat peternak tersebut, namun tidak ada telor tetas yang saya pesankan, singkat cerita telor tetas saya bayar dimuka dan baru seminggu kemudian saya ambil...
Setelah menetas-tumbuh-dan mulai bertelur, dan
selang beberapa bulan semua burungku mati
semua terkena virus...
namun kali ini saya beruntung karena masih punya telor tetas dimesin tetas...

Setelah 2 kali berturut-turut saya mulai menganalisa segala macam kemungkinan faktor penyebabnya...
Alhamdulilah periode ketiga lumayan lama dan komplain mulai ada walaupun hanya berani ngomong dibelakang...
Dan kejadian terkena virus pun terulang lagi untuk ketiga kalinya...
tahun 2007 adalah tahun terakhir terkena virus...
  • Betapa sedih rasanya ketika burung puyuh yang diternakan terkena virus flu burung. Seandainya ada obatnya tentu berapapun harganya pasti dibeli yang penting burung puyuh bisa selamat dan tidak gagal ditengah jalan.
Buat anda yang ingin terbebas dari flu burung dan bisa sukses tanpa mengalami kegagalan seperti yang aku alami alami silahkan daftar dan ikuti pelatihan peternakan puyuh
   DAFTAR DISINI   
RUDI PUYUH INDRAMAYU
Whatshap: +6285318290909
Nomor Kontak / SMS: 085776290909 / 087828852803
BBM: D533351E

1 komentar:

assalam,,punten kang rudi,salam sejahtera dan salam sukses..takon..sampean wis sukses di bidang mitra manuk puyuh petelor,,,kita ke pengen bertenak ayam petelor kususe indramayu,,durung ana,,,,,dadi pengen takone ana belih wong sing wis berjln ternak ayam petelor..tulung berbagi ilmu demi melestarikan

silahkan tinggalkan komentar anda dibawah ini

Back To Top